Shutterstock
Ilustrasi cuaca panas, heat stroke

SIAPGRAK.COM – Belakangan, istilah Heatstroke muncul dikaitkan dengan cuaca yang panas.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu terakhir cuaca panas tengah dialami sejumlah wilayah di Indonesia.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan, kemungkinan cuaca panas akan terjadi sepanjang bulan ini.

“Secara umum (suhu panas di Indonesia berlangsung) selama Mei,” kata Kepala Bidang prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin, dikutip dari Kompas.com, Jumat (13/5/2022).

Lantas, apa itu heatstroke yang ramai dibahas dan disebut sebagai akibat dari cuaca panas?

Apa itu heatstroke?

Dikutip dari laman Kemenkes, Heatstroke merupakan kondisi pada tubuh akibat cuaca panas karena tubuh tak dapat mengontrol suhu badan.

Pada kondisi ini, suhu badan meningkat dengan cepat hingga 41 derajat Celcius dalam 10-15 menit dan tubuh sudah tidak bisa lagi mengeluarkan keringat.

Heatstroke bisa memperberat kondisi orang yang sedang sakit dan bisa menyebabkan kematian.

Adapun menurut WebMd, heatstroke atau serangan panas merupakan cedera panas paling serius yang dianggap sebagai kondisi darurat medis.

Sementara itu, Mayo Clinic menjelaskan, Heatstroke merupakan kondisi tubuh yang terlalu panas, biasanya sebagai akibat dari kontak terlalu lama dengan panas atau aktivitas fisik dalam suhu tinggi.

Pada dasarnya, heatstroke bisa terjadi jika suhu tubuh naik hingga 104 derajat Fahrenheit atau 40 derajat Celcius, atau lebih tinggi dan biasanya adalah kondisi yang paling sering terjadi selama bulan-bulan musim panas.

Heatstroke bisa berbahaya jika tak dilakukan perawatan darurat karena bisa merusak otak, jantung ginjal hingga otot. Bahkan bisa memburuk hingga menyebabkan kematian.

Gejala heatstroke

Berikut gejala heatstroke, yakni:

  • Suhu tubuh tinggi

  • Pada kondisi ini, suhu tubuh inti mencapai 40 derajat celcius atau lebih tinggi

  • Perubahan kondisi mental atau perilaku

  • Perubahan tersebut seperti muncul kebingungan, agitasi, bicara cadel, delirium, kejang, koma

  • Berkeringat

  • Heatstroke akibat cuaca panas, menyebabkan kulit terasa panas dan kering saat disentuh. Namun pada heatstroke akibat olahraga berat, kulit terasa kering atau sedikit lembab

  • Mual Muntah

  • Kulit memerah

  • Pernapasan cepat

  • Detak jantung cepat

  • Kepala berdenyut.

Penyebab heatstroke

Adapun sejumlah penyebab heatstroke, tak hanya karena cuaca panas, tetapi juga terdapat sejumlah penyebab lain, yakni:

  • Paparan lingkungan yang panas
  • Aktivitas berat
  • Mengenakan pakaian berlebih
  • Minum alkohol
  • Dehidrasi

Selain itu, seseorang yang mengalami heatstroke biasanya dipengaruhi oleh sejumlah faktor.

Faktor-faktor risiko tersebut seperti usia, di mana semakin tua biasanya sistem saraf pusatnya semakin tidak baik sehingga kurang mampu mengatasi perubahan suhu tubuh.

Faktor risiko yang lain, yakni melakukan olahraga di cuaca yang panas. Paparan cuaca panas yang tiba-tiba, juga berpotensi menyebabkan terjadinya heatstroke.

Faktor risiko heatstroke yang lain, yakni konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat diuretik, atau adanya kondisi kesehatan tertentu seperti penyakit jantung dan paru.

Penulis : Nur Rohmi Aida Editor : Rendika Ferri Kurniawan