Fitur disappearing messages WhatsApp dituding memperlancar perselingkuhan. (Foto: WhatsApp)
Fitur disappearing messages WhatsApp dituding memperlancar perselingkuhan. (Foto: WhatsApp)

Fitur baru Disappearing Messages WhatsApp yang mampu membuat pesan hilang otomatis dituding bantu perselingkuhan. Fitur ini dirilis pada 2020 dengan pilihan rentang waktu tujuh hari sejak pesan atau chat diterima pesa tersebut akan hilang.

Kemudian pada Desember 2021, WhatsApp melakukan pembaruan dengan memberikan opsi waktu lain, yakni 24 jam dan 90 hari.

Fitur baru tersebut memungkinkan sistem pada aplikasi WhatsApp untuk menghapus pesan dalam obrolan secara otomatis sesuai waktu yang ditentukan.

"Kami meluncurkan opsi menghilangkan pesan baru di WhatsApp hari ini sehingga Anda dapat membuat semua pesan baru menghilang secara default setelah 24 jam, 7 hari, atau 90 hari. Tidak semua pesan harus ada selamanya," tulis Bos Meta Mark Zuckerberg.

Fitur hapus pesan otomatis ini membantu pengguna yang jarang menghapus pesan untuk terhindar dari penumpukan.

Fitur ini dapat diaktifkan di kolom obrolan perorangan maupun kolom obrolan grup. Untuk obrolan di grup, pengaturan pada fitur ini hanya dapat dilakukan oleh pengguna yang terdaftar sebagai admin.

Perilisan fitur terbaru ini menuai banyak respons dari netizen, mulai dari yang menyambut baik hingga yang melontarkan candaan.

Dilansir dari News Delivers, beberapa komentar bernada candaan mengaitkan fitur ini dengan perselingkuhan. Menurut mereka fitur terbaru WhatsApp ini sangat berguna untuk orang yang berselingkuh.

[SIAPGRAK.COM:Twitter]

[SIAPGRAK.COM:Twitter]

Meski demikian, sejumlah netizen lain menyebut fitur ini kurang berguna, seraya menyuruh Zuckerberg untuk mengambil kembali fitur tersebut.

Berikut cara aktifkan pesan hilang otomatis:

1. Buka aplikasi WhatsApp
2. Ketuk nama kontak
3. Ketuk 'Disappearing Messages'
4. Jika diminta, ketuk LANJUT.
5. Pilih 24 jam, 7 hari, atau 90 hari.
6. Kembali ke kolom obrolan