AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGH
Seorang wanita India berswafoto saat petugas kesehatan memberikan vaksin Covid-19 di Rumah Sakit Wanita Pemerintah Distrik di Varanasi, India, Sabtu, 28 Agustus 2021.

SIAPGRAK.COM - Pemerintah India resmi rekomendasikan vaksin Covid-19 buatan sendiri untuk anak usia 2 tahun ke atas. Vaksin Covaxin ini dikembangkan Bharat Biotech, perusahaan pengembang vaksin dari India.

Sebelumnya, vaksin Covid-19 tersebut telah mendapat persetujuan penggunaan darurat untuk anak usia 12 tahun.

Vaksin virus corona tersebut juga menjadi vaksin Covid-19 pertama di India yang mendapat persetujuan setelah meninjau data uji coba untuk kelompok anak usia 2 tahun hingga 18 tahun.

Dilansir dari Reuters, Rabu (13/10/2021), keputusan untuk merekomendasikan vaksin Covid-19 untuk anak usia 2 tahun ini muncul saat India mengalihkan fokusnya untuk memvaksinasi anak-anak dan melindungi kelompok ini dari potensi infeksi Covid-19.

 

Sebelumnya, India telah meluncurkan lebih dari 950 juta dosis vaksin Covid-19 untuk orang dewasa di antara populasi di negara ini yang mencapai 1,4 miliar penduduk.

Covaxin adalah vaksin Covid-19 yang dikembangkan Bharat Biotech yang menggunakan virus corona yang tidak aktif atau inactivated viruses dengan penguat kekebalan.

Vaksin tersebut adalah di antara tiga suntikan yang digunakan di India sebagai bagian dari upaya vaksinasi Covid-19 untuk orang dewasa.

Sedikitnya telah lebih dari 110 juta dosis vaksin Covaxin dari India yang telah diberikan dan perusahaan sedang dalam proses mengamankan daftar penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), keputusan tersebut diharapkan dapat keluar akhir bulan ini.

Kendati demikian, tanpa persetujuan WHO, maka suntikan dua dosis vaksin Covid-19 ini tidak mungkin diterima sebagai vaksin yang valid di seluruh dunia.

"Anak-anak dengan komorbiditas harus divaksinasi sesegera mungkin karena vaksin dengan imunogenisitas pada anak-anak dan database keamanan yang besar pada orang dewasa tersedia," kata Dr Gagandeep Kang, profesor di Christian Medical College, Vellore.

Dia menambahkan untuk anak-anak yang sehat, mengingat risiko infeksi Covid-19 rendah dan sirkulasi virus corona yang rendah saat ini, maka dinilai cukup aman untuk menunggu sampai lebih banyak orang dewasa yang terlindungi.

Bharat Biotech memulai uji coba vaksin Covaxin pada anak-anak pada bulan Juni setelah gelombang kedua Covid-19 yang menghancurkan akibat penularan yang didominasi oleh varian Delta yang membuat sistem perawatan kesehatan di India bertekuk lutut.

 

Menurut perusahaan kepada Reuters, data untuk kelompok usia 2 hingga 18 tahun, telah ditinjau secara menyeluruh oleh Organisasi Kontrol Standar Obat Pusat dan Komite Ahli Subjek.

Komite ini juga telah memberikan rekomendasi positif mereka.

Namun demikian, Bharat Biotech belum secara terbuka membagikan data kemanjuran atau efikasi vaksin Covid-19 mereka dan keamanan vaksin Covaxin untuk anak-anak.

Sejauh ini, hanya vaksin Covid-19 berbasis DNA dari India yang dikembangkan pembuat obat Zydus Cadila (CADI.NS) yang diizinkan untuk penggunaan darurat pada anak-anak berusia setidaknya 12 tahun.

 

Penulis : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas Editor : Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas