benzoix/ SIAPGRAK.COM
Ilustrasi wanita.

SIAPGRAK.COM - Ada banyak manfaat yang bisa dirasakan apabila kita memulai pagi hari dengan langkah yang baik.

Misalnya mood tidak naik-turun, pekerjaan lebih cepat selesai, waktu tidak banyak terbuang, dan fokus tetap terjaga.

Di samping itu, mengawali hari dengan hal yang positif juga memengaruhi tingkat kebahagiaan secara keseluruhan dan meningkatkan produktivitas.

"Cara memulai hari memengaruhi sistem aktivasi rektikular (RAS) yang menyaring dan memilah informasi eksternal," kata terapis Kayote Joseph.

RAS yang dimaksud Joseph adalah kumpulan saraf di batang otak yang berfungsi memilah informasi sebelum dikirim ke otak.

Nah, supaya sejumlah manfaat yang sudah disebutkan dapat dirasakan tentu kita harus membiasakan pagi hari dengan hal-hal yang baik.

Agar lebih jelas, ikuti cara-cara di bawah ini untuk melakukannya.

1. Mulai bergerak

Pagi hari sebaiknya dimulai dengan berolahraga atau latihan, meski dilakukan dalam waktu yang singkat.

Cara tersebut merupakan bagian dari rutinitas pagi hari yang produktif dan sehat.

"Gerakan yang dikombinasikan dengan napas mengoksidasi setiap sel dalam tubuh dan menghidupkan secara fisik maupun mental," kata pakar kesehatan Andrea Marcellus.

Ia menerangkan bahwa latihan dan pernapasan yang penuh perhatian dapat mematikan amigdala -pusat ketakutan dan kecemasan pada otak.

Di samping itu, keduanya juga mengaktifkan jalur pada otak yang membantu proses pemecahan masalah.

2. Memahami kondisi tubuh

Marcellus mengatakan, rutinitas pagi yang sehat dan produktif membuat kita memiliki pola pikir yang positif dan tubuh yang berenergi.

Nah, hal tersebut dikatakan Marcellus membuat kita terlihat berbeda dari orang lain.

Namun satu hal yang tidak boleh dilupakan sebelum hari berjalan adalah memahami kondisi tubuh.

Ya, itu wajib dilakukan supaya kita bisa menentukan sesuatu yang menjadi inspirasi bagi mental dan fisik.

Marcellus juga menyarankan supaya makanan, latihan, dan gerakan untuk diperhatikan.

"Kemudian, tanamkan 4-5 aktivitas yang merangsang dan memberdayakan secara emosional, intelektual, dan spiritual," terangnya.

3. Hindari penggunaan gadget

Sulit memang menahan godaan untuk mengecek pesan masuk atau email di smartphone atau gadget lainnya.

Akan tetapi, kita disarankan untuk memulai hari tanpa perangkat elektronik supaya merasa lebih positif.

"Penelitian menunjukkan 10 menit pertama pagi seseorang mengatur nada sepanjang hari, memeriksa email, dan media sosial menghasilkan hormon stres di otak, seperti adrenalin dan kortisol," ujar Joseph.

4. Sarapan yang sehat

Ingatlah bahwa tubuh membutuhkan "bahan bakar". Maka dari itu, pilihlah menu sarapan yang sehat.

Melahap makanan sehat disebut Macellus menyehatkan otak, tubuh, dan memperkuat dopamin alias hormon bahagia.

"Kuncinya adalah mencari tahu makanan mana yang membuat Anda merasa paling enerjik," sarannya.

"Banyak klien saya lebih baik dengan yogurt atau sarapan telur dan menyiapkan biji-bijian untuk nanti di hari itu," sambung Marcellus.

5. Berpakaian yang rapi

Marcellus meminta orang-orang untuk berpakaian rapi ketika pagi hari. Ia percaya hal ini memberi dorongan mental dan emosional di dalam diri.

Bahkan, untuk mereka yang bekerja secara remote atau dari rumah, cara yang satu ini juga direkomendasikan Marcellus .

Hal tersebut bisa dimulai dengan mengenakan pakaian yang pas, menata rambut, atau merias wajah.

6. Merawat diri

Merawat diri tidak sebatas olahraga saja. Lebih dari itu, praktikkan juga meditasi dan menulis jurnal rasa syukur.

Berkaca dari pengalaman Joseph, ia terbiasa menuliskan semua hal baik yang dapat diingat satu hari sebelumnya.

Kegiatan lain yang bisa dilakukan adalah membuat minuman favorit ketika pagi hari.

Terlihat sepele memang. Tapi cara tersebut membantu otak keluar dari gelombang theta -keadaan gelombang saat kita tertidur.

Perlu diketahui juga hal tersebut berguna untuk menjauhkan dari gelombang beta yang terjadi ketika otak sedang stres.

7. Lakukan secara konsisten

Cara-cara yang sudah disebutkan dapat dirasakan manfaatnya apabila dilakukan secara konsisten.

Kita mungkin akan terasa mudah menjalankannya ketika hari pertama, namun untuk hari-hari berikutnya tidak demikian.

Atau malah sebaliknya, pada hari pertama kita sudah ogah-ogahan sehingga tujuan produktif di pagi hari hanyalah wacana.

"Begitu Anda menyadari tantangan tidak menembus begitu dalam, melihat solusi relatif cepat, dan tanpa respons emosional yang besar, ini tandanya Anda siap untuk sukses setiap hari," ucap Marcellus.

Penulis : Yefta Christopherus Asia Sanjaya Editor : Glori K. Wadrianto