ILUSTRASI begal. [Instagram @infokejadiansemarang lalu.</p><p>Kapolsek Tambelang AKP Miken Fendriyati menyebut terdapat empat orang komplotan begal diantaranya yakni berinisial AR, RP, MF dan MR.</p><p>Dalam aksinya, mereka melakukan tindak kejahatan jalanan bersama dua orang pelaku lainnya, yakni G dan A yang masih dalam pengejaran polisi.</p><p>“Pelaku empat orang, yakni AR, RP, MF dan MR, dan dua orang lagi masih DPO,” kata Miken kepada wartawan, Jumat (30/7/2021).</p><figure class=

Miken mengatakan, komplotan ini ditangkap setelah polisi mendapatkan laporan dari Darusman Ferdiansyah (26) warga Desa Sukabakti yang menjadi korban pembegalan yang menerima luka bacok celurit pada Sabtu (24/7/2021) dini hari.

Kemudian, korban dibacok dengan sebilah celurit saat mengendarai satu unit sepeda motor di Jalan Raya Sukaraja, Kecamatan Tambelang sekira pukul 02.00 WIB.

Setelah melukai korbannya, pelaku yang berjumlah enam orang membawa kabur motor milik korban.

“Jadi modusnya pelaku memepet korban, melukai dan mengambil sepeda motor korban,” jelasnya.

Kepada polisi, kawanan ini mengaku melakukan aksi begal bukan kali pertama. Hingga kini polisi masih melakukan pengembangan terkait kasus tersebut.

“Kasusnya masih kita kembangkan,” katanya.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa dua sepeda motor yang digunakan untuk melancarkan aksinya, satu bilah celurit, dua jaket hitam dan tiga buah telepon genggam.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dan terancam kurungan sembilan tahun penjara.