Buku Al-Lisan Al-Umm Cara Mudah Generasi Milenial Belajar Bahasa Arab
Saat ini bahasa Arab telah menjadi bahasa asing yang banyak dipelajari secara akademik di berbagai negara.

Bahasa Arab identik dengan agama islam yang selalu dikaitkan dengan bangsa timur tengah, berpenduduk mayoritas muslim. Bahkan ada yang merasa belajar bahasa Arab hanya sekedar untuk membaca Al-Quran saja.

Namun di era digitalisasi paradigma tersebut mulai luntur lantaran negara besar sudah menggunakan bahasa Arab untuk berkomunikasi dalam banyak hal termasuk di dunia bisnis.

Saat ini bahasa Arab telah menjadi bahasa asing yang banyak dipelajari secara akademik di berbagai negara. Dari hasil survey, bahasa Arab digunakan aktif oleh 280 juta penduduk dunia, yang sebagian besar berada di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

Bahasa Arab juga menjadi bahasa ibu di hampir 25 negara, dan telah menjadi salah satu bahasa resmi yang diakui dan dipakai dalam sidang resmi PBB.

Di Indonesia, penyebaran bahasa Arab dianggap masih kurang dibandingkan dengan bahasa asing lainnya seperti bahasa Inggris dan Korea. Melihat kenyataan itu, Arlic sebagai satu-satunya lembaga di Indonesia yang dapat lisensi sebagai publisher, mengenalkan buku Al-Lisan Al-Umm.

Buku Al-Lisan Al-Umm memakai metode pembelajaran alternatif untuk meningkatkan keterampilan berbahasa, komunikasi antarbudaya, dan kemitraan Indonesia-Arab.

Buku ini dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa Arab di Indonesia, sehingga belajar bahasa Arab benar-benar efektif.

"Kami ingin pelajaran bahasa Arab bukan hanya sekedar mengajarkan agama, tapi juga komunikasi," ungkap Dr Andy Hadiyanto saat peluncuran buku Al-Lisan Al-Umm di Ballroom Dieng, Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (12/10).

Andy Hadiyanto adalah Dosen Universitas Negeri Jakarta yang juga Sekretaris Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI. Mewakili Arlic, Andy menyebut kehadiran buku Al-Lisan Al-Umm untuk memudahkan generasi muda mempelajari Bahasa Arab.

"Kami ingin menyasar generasi milenial bahwa belajar bahasa Arab nggak kalah kerennya lho dengan bahasa Inggris atau Korea," kata Andy Hadiyanto.

Ustaz Alwi ST, Pimpinan Operasional Aric Arabic Lingual Center, menyatakan, bahasa berkembang dari masa ke masa.

"Buku Al-Lisan Al-Umm berbeda dari buku lainnya karena menggubakan teknologi yang apik. Bahasa Arab selama ini biasa dengan metode lingual approach, sementara kami gunakan metode komunikatif di buku ini," ungkap Ustaz Alwi.

Sementara Ustaz Yusuf Mansur memuji diterbitkannya buku Al-Lisan Al-Umm yang diharapkannya bisa menggaet lebih banyak orang untuk belajar bahasa Arab.

"Kalau dunia pesantren udah pasti Insyaallah dengan adanya ini kita bisa ngegaet orang umum yang bisa meluas lagi. Memudahkan dan ini udah komplit. Saya udah liat dari pertama buku ini paling mudah dan komplit," pungkas Ustaz Yusuf Mansur.(pri)

*foto by mail