Pandemi Harus Bikin Anak Muda Makin Kreatif dan Sebar Kebaikan

PANDEMI harus membuat anak muda semakin kreatif dan berbuat baik. Seperti 15 anak muda dari banyak dunia, termasuk Indonesia, menjadi agen perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Dalam ajang Young Social Entrepreneurs (YSE) Global 2021, mereka dinilai menginspirasi, membekali, dan memungkinkan untuk memulai atau mengembangkan usaha sosial mereka di banyak negara.

Anak muda harus paham dalam mengatasi perubahan iklim, mempromosikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata untuk semua, serta memanfaatkan teknologi untuk memberdayakan masyarakat yang rentan.

 

Anak muda

Menteri Negara Kebudayaan, Masyarakat dan Pemuda, serta Perdagangan dan Industri Singapura Alvin Tan mengatakan, anak muda harus menjadi agen perubahan di masyarakat. Mereka harus didorong untuk mengatasi masalah sosial yang perlu ditangani secepatnya.

"Dalam krisis global saat ini, kita membutuhkan anak muda (wirausahawan) sosial lebih dari sebelumnya," ujarnya lewat keterangan tertulis.

Executive Director SIF Jean Tan mengatakan, kegiatan seperti ini bisa menghubungkan orang-orang dari budaya yang berbeda. Tentu dapat menginspirasi kolaborasi dan tindakan untuk kebaikan kepada sesama.

"Semangat kaum muda sebagai warga dunia untuk memicu perubahan sosial yang positif," tambah dia.

Diakui salah satu peserta terpilih, Founder and Executive Director Bullyid App Agita Pasaribu dari Indonesia, kegiatan ini bisa membangun koneksi dengan banyak orang di bidang sosial. Terlebih dirinya yang bisa membantu orang-orang korban bullying dari segala kalangan.

"Di dunia kami pun mendapatkan daya tarik dan menjadi sorotan. Sangat menggembirakan mengetahui bahwa ada pemuda lain seperti saya di luar sana yang ingin membuat dampak positif di komunitas mereka," tutupnya.