Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Amalan hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah SAW banyak jumlahnya dan bisa dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta sebagai penghapus dosa sekaligus menambah pahala. Ada banyak macam sunah yang dianjurkan untuk diamalkan. Salah satunya sunah Jumat, hari yang istimewa dalam Islam.

JAKARTA, SIAPGRAK.COM - Amalan hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah SAW banyak jumlahnya dan bisa dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta sebagai penghapus dosa sekaligus menambah pahala. Ada banyak macam sunah yang dianjurkan untuk diamalkan. Salah satunya sunah Jumat, hari yang istimewa dalam Islam.

Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam hadis: Dari Abu Hurairah m RA, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya hari yang padanya terbit matahari adalah hari Jumat. Pada hari itulah saat diciptakannya Adam, dimasukkannya ia ke surga dan dikeluarkannya dari surga.” (HR. Muslim).

Dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (14/5/2022) Celebrities.id, telah merangkum amalan hari Jumat yang dianjurkan Rasulullah SAW, berikut ulasanya:

Amalan Hari Jumat yang Dianjurkan Rasulullah SAW

1. Melaksanakan Sholat Jumat

Salah satu kewajiban yang harus dipenuhi umat muslim pada hari Jumat adalah sholat Jumat. Amalan wajib tersebut disampaikan dalam sebuah hadis yang berbunyi:

"Jumat adalah kewajiban bagi setiap Muslim secara jamaah kecuali empat orang. Hamba sahaya yang dimiliki, perempuan, anak kecil dan orang sakit". (HR. Abu Daud)

Oleh karena itu, jika meninggalkan sholat Jumat sebanyak tiga kali, orang tersebut masuk dalam golongan fasik. Namun, dalam situasi pandemi, sholat Jumat boleh ditiadakan. Keputusan ini boleh dilakukan setelah terdapat pengumuman dari ahli agama.

2. Perbanyak Membaca Sholawat

Bersholawat di hari Jumat juga menjadi amalan yang dianjurkan Nabi saw. Bahkan, Rasulullah mengatakan sholawat yang dibacakan pada hari Jumat akan disampaikan langsung kepadanya.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadits riwayat Aus bin Aus yang artinya:

عن أوس بن أوس رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال: (إن من أفضل أيامكم يوم الجمعة، فيه خُلِق آدم، وفيه قُبِض، وفيه النفخة، وفيه الصعقة، فأكثروا عليَّ من الصلاة فيه فإن صلاتكم معروضة عليَّ،

“Sesungguhnya di antara hari-harimu yang paling utama adalah hari Jumat, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau wafat, pada hari itu juga ditiup (sangkakala), dan pada hari itu juga mereka pingsan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku karena shalawat kalian akan disampaikan kepadaku.”

3. Membaca Surah Al Kahfi

Umat muslim yang membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan disinari dengan cahaya selama masa antara dua Jumat. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. al-Hakim)

Surah Al-Kahfi berjumlah 110 ayat, jika kita membacanya sekaligus apalagi buat yang belum terbiasa, tentu terasa berat. Maka cara membacanya adalah boleh dibagi-bagi. Misalnya setelah sholat Subuh dibaca beberapa halaman lalu sebelum salat Jumat dibaca beberapa halaman lagi, setelah Jumat dibaca beberapa halaman lagi.

Kemudian sisanya dibaca setelah sholat Ashar, maka selesailah kita membaca surah Al-Kahfi. Sementara bagi yang belum bisa membaca, dapat pula mendengar murattal dan menyimak bacaan surah Al-Kahfi, insya Allah orang yang menyimak Al-Qur'an sama pahalanya dengan yang membaca Al-Qur'an.

4. Melakukan Mandi Jumat

Mandi Jumat dianjurkan bagi laki-laki yang hendak mengikuti ibadah sholat Jumat. Diriwayatkan dalam sebuah hadits yang berasal dari Ibnu Umar, Rasulullah SAW bersabda:

من أتى الجمعة من الرجال والنساء فليغتسل

Artinya: "Barangsiapa yang mendatangi shalat Jumat baik laki-laki maupun wanita maka
hendaklah mandi." (HR Ibnu Hibban).

5. Menyegerakan Ibadah di Masjid

Untuk para pria, ada pahala tersendiri jika menyegerakan diri untuk menunaikan sholat Jumat di masjid. Bahkan diperumpamakan mendapatkan ganjaran yang berbeda di setiap waktu kedisiplinannya itu.

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْأُولَى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً ، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً ، فَإِذَا خَرَجَ الْإِمَامُ حَضَرَتْ الْمَلَائِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ

“Barangsiapa yang mandi seperti mandi junub pada hari Jumat, kemudian pada waktu pertama ia berangkat Jumat, maka seakan ia berkurban unta badanah. Dan barangsiapa berangkat Jumat pada waktu kedua, seakan berkurban sapi. Dan barangsiapa berangkat Jumat pada waktu ketiga, seakan berkurban kambing yang bertanduk.

Dan barangsiapa berangkat Jumat pada waktu keempat, seakan berkurban ayam. Dan barangsiapa berangkat Jumat pada waktu kelima, seakan berkurban telur. Saat imam keluar berkhutbah, malaikat hadir seraya mendengarkan khutbahnya.” (HR. al-Bukhari dan Muslim).

Amalan Hari Jumat yang sangat dianjurkan Rasulullah SAW, salah satunya ialah dengan membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan. Amalan ini bisa Anda lakukan secara konsisten untuk mendapatkan manfaatnya. (Foto: SIAPGRAK.COM/SIAPGRAK.COM)

6. Membaca Surat As-Sajdah dan Al-Insan ketika Sholat Subuh

Surah As-Sajdah adalah surah ke-32 dalam Alquran sementara surah Al-Insan adalah surah ke-76. Adapun hadits yang menganjurkan untuk membaca kedua surah ini ialah:
“Rasulullah SAW membaca ‘alif lamim tanzil..’ (surat As-Sajdah) pada rakaat pertama sholat Subuh di hari Jumat. Sementara pada rakaat kedua, beliau membaca ‘hal atâ ‘alal insâni…' (surat Al-Insan).” (HR. Muslim)

Surat As-Sajdah dibaca secara lengkap pada rakaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah. Sementara surat Al-Insan juga dibaca secara lengkap saat rakaat kedua. Jadi, bukan dibaca sebagian ayatnya saja. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, berkata:
“Bahwasanya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam biasa membaca pada salat Subuh di hari Jumat dengan الم تَنْزِيلُ (surat as-Sajdah) pada rakaat pertama. Sedangkan pada rakaat kedua
هَلْ أَتَى عَلَى الإِنْسَانِ حِينٌ مِنْ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا (surat Al-Insan).”(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

7. Membaca Surat Yasin

Selain surat Al Kahfi, umat muslim juga dianjurkan membaca surat Yasin pada hari Jumat. Keutamaan membaca surat Yasin ditegaskan dalam sebuah hadis riwayat Abu Daud sebagai berikut.
“Barangsiapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya.” (HR Abu Daud dari al-Habr).

8. Memotong Kuku

Berpenampilan rapi, bebersih diri khususnya memotong kuku, menjadi salah satu hal yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada hari Jumat karena hal tersebut merupakan Sunnah Rasulullah SAW.

9. Perbanyak Sedekah

Memperbanyak sedekah di hari Jumat juga termasuk sebagai amalan yang dianjurkan.

Sedekah bisa kamu lakukan dalam bentuk uang, makanan, atau hal lainnya. Maka dari itu, jangan lupa bersedekah agar Allah SWT senantiasa menambahkan rezekimu.

Jika tidak gemar sedekah, perhitungan dan pelit, maka rezeki seakan selalu terasa pas-pasan. Ingat sedekah merupakan amalan hari Jumat yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW. (Foto: SIAPGRAK.COM/Doc. SIAPGRAK.COM)

10. Berpenampilan Menarik dan Memakai Wewangian

Hari Jumat merupakan hari raya bagi umat Islam. Dalam sebuah riwayat Ibnu Majah sebagaimana disebutkan dalam kitabnya Iqamat Ash-Shalat wa As-Sunnatu fiha, dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya hari ini (Jumat) adalah hari raya yang Allah peruntukkan bagi umat Islam. Maka, barangsiapa yang hendak menuju sholat Jumat hendaklah ia mandi, memakai wewangian jika ada, dan gunakanlah siwak."
(HR Ibnu Majah dan At-Thabrani. Dihasankan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami').

Anjuran untuk memakai pakaian yang indah (terbaik) juga disebutkan dalam QS. Al-Araf ayat 31. Allah SWT berfirman sebagai berikut:

يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَ ࣖ - ٣١

Latin:

Yā banī ādama khużụ zīnatakum 'inda kulli masjidiw wa kulụ wasyrabụ wa lā tusrifụ, innahụ lā yuḥibbul-musrifīn
Artinya:

"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan".