442 Penumpang Kapal Antre 10 Jam

SIAPGRAK.COM, KENDAL – Sebanyak 442 penumpang kapal di Pelabuhan Kendal harus antre 10 jam. Sebab, pemberangkatan kapal menuju Kalimantan terjadi pemunduran waktu keberangkatan.

Padahal, penumpang sudah memenuhi pelabuhan sejak pukul 5:30 WIB pagi. Sementara Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Kalibodri baru diberangkatkan ke Pelabuhan Kumai pukul 15:30 WIB. Mereka rela mengantre karena takut kehabisan tiket.

“Kami sekeluarga delapan orang, berangkat dari rumah pukul 02:00 dini hari. Malah molor sampai 10 jam,” aku seorang penumpang asal Wonosobo, Junaidi.

Para penumpang kecewa karena tidak ada pemberitahuan pemunduran keberangkatan. Penumpang KMP Kalibodri didominasi pekerja perusahaan kebun kelapa sawit. Mereka memilih lama untuk mudik di kampung halaman lantaran tiga tahun tidak bisa mudik lebaran.

“Karena ada pandemi, tiga tahun kami tidak mudik,” kata Abdul Sidik, penumpang asal Brebes.

Harga tiket kapal dipatok harga Rp 900 ribu. Termasuk penjemputan dari rumah ke Pelabuhan Kendal. “Juga termasuk diantar dari Pelabuhan Kumai ke mes tempat kerja,” akunya.

Kepala UPTD Pelabuhan Kendal, Andi Rahmat mengatakan lonjakan arus balik terjadi pekan ini. Diprediksi, lonjakan penumpang ini masih akan terjadi hingga pekan depan.

“Jumlah penumpang KMP Kalibodri mencapai 442 orang. Selain itu juga mengangkut belasan kendaraan berat seperti truk, trailer dan alat berat lainnya,” tambahnya. (bud/fth)